timinfo@smk52jkt. SMK Negeri 52 Jakarta bekerja sama dengan PPPPTK BMTI Bandung telah melaksanakan Diklat Produk Kreatif dan Kewirausahaan selama delapan hari.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula, ruang 10 dan ruang 12 SMK Negeri 52 Jakarta. Rangkaian kegiatan dalam acara ini adalah pembuakaan, pre test, materi motivasi berwirausaha, diklat produk kreatif dan kewirausahaan kemudian post test dan penutupan. Kegiatan ini dihadiri oleh para pejabat Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan Sudin Wilayah 2 Jakarta Timur.
Materi motivasi berwirausaha dilaksanakan secara umum di Aula SMK Negeri 52 Jakarta yang disampaikan oleh bapak Eko yang merupakan alumni SMK Negeri 52 Jakarta Tahun 2004 dan saat ini telah menjadi wirausaha muda yang sukses.
Pada hari berikutnya, kegiatan dilaksanakan sesuai dengan kelompok diklat yang telah diatur oleh panitia dalam tiga kelompok kelas, yaitu Kelas A, B dan C dengan masing-masing kelas berjumlah 40 orang.
Setiap peserta mendapatkan alat tulis, tas dan 3 modul yaitu Implementasi mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan di SMK, Kewirausahaan di era milenium dan revolusi industri 4.0 dan Berpikir kreatif. Selain itu peserta juga mendapat snack dan makan siang. Sukses dan selamat untuk panitia dan peserta diklat.
timinfo@smkn52jkt. Bertempat di SMK Negeri 24 Jakarta, Jl. Bambu Wulung Kelurahan Bambu Apus Kecamatan Cipayung menjadi lokasi yang dipilih untuk pelaksanaan Pameran produk kreatif SMK Wilayah Jakarta Timur 2.
SMK Negeri 52 Jakarta menjadi salah satu peserta dalam kegiatan tersebut dengan menampilkan berbagai produk yang telah dibuat oleh para peserta didik, khusunya dari kompetensi keahlian desain interior dan teknik furnitur.
Banyak sekali manfaat yang bisa diambil dari kegiatan ini, seperti : Mengenalkan kepada orang luar tentang kreatifitas yang ada di SMK, Menambah Pengalaman dan pembelajaran mengenai cara promosi dan Kewirausahaan bagi setiap peserta didik. Pameran ini dihadiri oleh pejabat pemerintah wilayah Jakarta Timur 2.
timinfo@smkn52jkt. Sehubungan dengan pelaksanaan Test Toeic tahun 2018 yang dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober 2018.
Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada para peserta didik yang lolos mengikuti Test Final Toeic 2018 dengan nama peserta sebagai berikut, dan untuk peserta didik yang belum lolos dapat menjadi motivasi untuk terus belajar dan semangat dalam berprestasi.
timinfo@smkn52jkt. SMK Negeri 52 Jakarta masuk dalam kelompok Teknologi dan Rekayasa memiliki empat kompetensi keahlian, yaitu Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Desain Interior dan Teknik Furnitur, Teknik Pemesinan dan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif.
Dari keempat kompetensi keahlian tersebut Desain Interior dan Teknik Furnitur melaksanakan masa studi selama empat, sedangkan tiga kompetensi keahlian lainnya masih melaksanakan masa studinya selama tiga tahun.
SMK Negeri 52 Jakarta khususnya kompetensi keahlian Desain Interior dan Teknik Furnitur dengan pembinaan dari PPPPTK BMTI Bandung telah beberapa kali melakukan pertemuan untuk memberikan panduan dan pembinaan dalam pelaksanaan studi empat tahun yang akrab disebut 3+1.
Program tersebut untuk memperdalam keterampilan siswa SMK langsung di industri. Selain itu, agar siswa SMK mampu menghasilkan peralatan yang bisa memenuhi kebutuhan siswa sendiri. Serta, mendorong pemerintah untuk membeli peralatan-peralatan yang dihasilkan oleh siswa SMK.
Tujuan program 3+1
* Untuk memperdalam keterampilan siswa SMK langsung di industri.
* Agar siswa SMK mampu menghasilkan peralatan yang bisa memenuhi kebutuhan siswa sendiri.
* Mendorong pemerintah untuk membeli peralatan-peralatan yang dihasilkan oleh siswa SMK.
Sumber : http://psmk.kemdikbud.go.id/konten/401/masa-belajar-smk-4-tahun
timinfo@smkn52jkt. Hari Guru Nasional (HGN) diperingati setiap pada tanggal 25 November. Pada tahun ini HGN mengangkat tema "Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad 21".
Mendikbud Muhadjir juga telah mengeluarkan pidato tertulis dalam menyambut Hari Guru Nasional. Apa saja poin penting yang disampaikan?
[bold]1. Tantangan guru abad 21[/bold]
Kemendikbud menjelaskan latar belakang tema "Meningkatkan Profesionalisme Guru Menuju Pendidikan Abad 21" tahun ini. Kemendikbud melihat tantangan pendidikan abad 21 semakin berat sehingga membutuhkan peningkatan profesionalisme guru.
Pemerintah mengajak seluruh guru memiliki sikap mental dan komitmen untuk selalu meningkatkan kualitas agar memiliki kompetensi sesuai dengan perubahan zaman.
[bold]2. Manfaatkan kemajuan teknologi[/bold]
Memasuki revolusi industri 4.0, guru diimbau mampu memanfaatkan perubahan teknologi dan informasi yang super cepat itu untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di sekolah sehingga mampu menghasilkan lulusan berkompetensi global.
[bold]3. Peran guru tidak tergantikan[/bold]
Mendikbud menyampaikan, meski teknologi informasi berkembang sangat cepat dan sumber informasi sangat mudah ditemukan, peran guru tidak akan tergantikan kemajuan teknologi. Tugas guru sebagai pendidik dalam menanamkan nilai dan karakter yang terkait dengan integritas dan kepribadian adalah hal yang tidak dapat digantikan oleh teknologi.
[bold]4. Mengubah sisi negatif menjadi positif[/bold]
Masih terkait perkembangan teknologi dan informasi, pemerintah melalui Kemendikbud mengajak para guru untuk mampu mengarahkan potensi positif teknologi informasi alih-alih terkena dampak positifnya.
[bold]5. Pemerataan lewat sistem zonasi[/bold]
Hal lain, Kemendikbud akan melakukan perluasan akses, pemerataan mutu dan percepatan perwujudan guru profesional melalui Kebijakan Sistem Zonasi. Kebijakan Sistem Zonasi diharapkan akan mempermudah penanganan dan pengelolaan guru terkait peningkatan kompetensi, pengembangan karir dan penyaluran bantuan penyelenggaraan kegiatan guru.
[bold]6. Titipan amanah bangsa Pemerintah melalui[/bold]
Kemendikbud mengajak para guru untuk menjadikan Hari Guru Nasional sebagai pemicu semangat membangun peradaban bangsa sehingga Indonesia menjadi bangsa berbudaya, cerdas, bermutu dan berkarakter serta mampu bersaing secara global. Bangsa Indonesia menitipkan amanah kepada Bapak dan Ibu Guru untuk memelihara, mengembangkan jati diri dan membentuk karakter generasi penerus bangsa sehingga menjadi bangsa tangguh, mandiri, berdaya saing dan penuh toleransi.
sumber : Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Inilah 6 Pesan Penting Peringatan Hari Guru Nasional 2018", https://edukasi.kompas.com/read/2018/11/25/10015031/inilah-6-pesan-penting-peringatan-hari-guru-nasional-2018.
Penulis : Yohanes Enggar Harususilo
Editor : Yohanes Enggar Harususilo