logo
Pelaksanaan PPDB SMK

1. PPDB dilaksanakan 3 (tiga) tahap, yaitu:
a. PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama;
b. PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Kedua;
c. PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Ketiga.

2. PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :
a. PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama diperuntukkan bagi Calon Peserta Didi Baru yang bertempat tinggal di :
1) Provinsi DKI Jakarta; dan
2) luar kota Provinsi DKI Jakarta.

b. kuota yang disediakan untuk PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama paling sedikit 95% (sembilan puluh lima persen) dari daya tampung kedua, dengan rincian:
1) paling sedikit 90% (sembilan puluh persen) untuk Calon Peserta Didik Baru yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta, ditunjukkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta dan tercatat dalam sistem data kependudukan paling akhir tanggal 2 Januari 2019, terdiri dari;
a. 80% untuk umum;
b. 20% untuk afirmasi;

2) khusus untuk Kabupaten Administrasi Kep. Seribu paling sedikit 90% (sembilan puluh persen) untuk Calon Peserta Didik Baru yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta, ditunjukkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta dan tercatat dalam sistem data kependudukan paling akhir tanggal 2 Januari 2019 terdiri dari;
a. 60% (enam puluh persen) untuk Calon Peserta Didik Baru yang berdomisili di Kabupaten Administrasi Kep. Seribu; dan
b. 30% (tiga puluh persen) untuk Calon Peserta Didik Baru yang berdomisili diluar Kabupaten Administrasi Kep. Seribu.

3) maksimal 5% (lima persen) untuk Calon Peserta Didik Baru yang berdomisili diluar Provinsi DKI Jakarta.

c. Calon Peserta Didik baru yang berasal dari Keluarga Tidak Mampu dapat mendaftar pada Jalur Non Zonasi Tahap Pertama sebagaimana tercantum pada huruf b angka 1) butir a) dan butir b) di atas.

d. Pilihan Kompetensi Keahlian pada saat pengajuan pendaftaran secara daring paling banyak 3 (tiga) Kompetensi Keahlian pada 1 (satu) sekolah atau 3 (tiga) Kompetensi Keahlian pada sekolah yang berbeda;

e. Calon Peserta Didik Baru yang diterima sementara di sekolah pilihan selama proses seleksi tidak dapat mengganti pilihan sekolah;

f. Calon Peserta Didik Baru yang diterima, wajib melakukan lapor diri di sekolah pilihan yang diterima sesuai jadwal;

g. Calon Peserta Didik Baru yang dinyatakan yang dinyatakan diterima pada PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama tetapi tidak lapor diri, maka yang bersangkutan tidak dapat mengikuti PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Kedua, serta hanya mendaftar di PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Ketiga;

h. dalam hal kuota tidak terpenuhi pada pelaksanaan PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama, maka kuota dimaksud dilimpahkan kepada PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Kedua.

3. PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Kedua, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :
a. pelaksanaan PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Kedua dilaksanakan setelah PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama selesai, apabila masih ada kuota;

b. PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Kedua diperuntukkan bagi:
1) Calon Peserta Didik baru yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta, ditunjukkan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta dan tercatat dalam sistem data kependudukan paling akhir tanggal 2 Januari 2019;
2) Calon Peserta Didik Baru sebagaimana angka 1, yang;
a. tidak diterima pada PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama; dan
b. belum pernah mendaftar pada PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama.
3) Calon Peserta Didik Baru SMK yang diterima secara daring pada PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama, tetapi tidak memenuhi persyaratan khusus persyaratan khusus dapat mendaftar pada PPDB tahap berikutnya.

c. Pilihan Kompetensi Keahlian pada PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Kedua paling banyak 3 (tiga) Kompetensi Keahlian pada 1 (satu) sekolah atau 3 (tigas) Kompetensi Keahlian pada sekolah yang berbeda;

d. Calon Peserta Didik Baru yang diterima sementara di sekolah pilihan selama proses seleksi tidak dapat mengganti pilihan sekolah;

e. Calon Peserta Didik Baru yang diterima, wajib melakukan lapor diri di sekolah pilihan yang diterima sesuai jadwal;

f. dalam hal masih terdapat kuota yang tidak terpenuhi pada PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Kedua, maka kuota dimaksud dilimpahkan kepada PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Ketiga.

4. PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Ketiga, dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut :
a. PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Ketiga dilaksanakan apabila terdapat sisa kuota setelah pelaksanaan PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Kedua;

b. PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Ketiga hanya diperuntukkan bagi Calon Peserta Didik Baru yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta ditunjukkan dengan Kartu Keluarga (KK) yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta dan tercatat dalam sistem data kependudukan paling akhir tanggal 2 Januari 2019, dengan ketentuan sebagai berikut:
1) Tidak diterima pada PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama maupun PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Kedua;
2) diterima, tetapi tidak lapor diri pada PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Pertama dan PPDB Jalur Non Zonasi Tahap Kedua.

c. Pilihan Kompetensi Keahlian pada PPDB Tahap Kedua paling banyak 3 (tiga) Kompetensi Keahlian pada 1 (satu) sekolah atau 3 (tiga) Kompetensi Keahlian pada sekolah yang berbeda.

d. Calon Peserta Didik Baru yang diterima sementara di sekolah pilihan selama proses seleksi tidak dapat mengganti pilihan sekolah;

e. Calon Peserta Didik Baru yang diterima, wajib melakukan lapor diri di sekolah pilihan yang diterima sesuai jadwal;

5. Kepanitiaan PPDB memfasilitasi permohonan pendaftaran PPDB bagi Putra-putri Pejabat Negara/Penyelenggara Pemerintah/Lembaga Negara/Pejabat Pemerintah/Aparatur Sipil Negara yang mendapat pindah tugas dan/atau Calon Peserta Didik Baru yang terkena dampak bencana alam/sosial dengan mengecualikan ketentuan batas waktu pencatatan Kartu Keluarga, dapat mengikuti PPDB Jalur Zonasi atau Jalur Non Zonasi dengan syarat dan seleksi yang sama, dan diwajibkan melampirkan Surat Keputusan pindah tugas dari Instansi dan Surat Keterangan Domisili dari Kelurahan setempat tanpa dibatasi tanggal 2 Januari 2019.

6. Calon Peserta Didik baru sebagaimana tersebut dalam poin 5 mendaftar langsung ke Posko PPDB Dinas Pendidikan.


Seleksi PPDB

Seleksi PPDB dilakukan secara online dan dilakukan dengan urutan langkah sebagai berikut:
1. nilai rata-rata hasil UN/UNPK;
2. urutan pilihan sekolah;
3. usia Calon Peserta Didik Baru;
4. waktu mendaftar

sumber : Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nomor : 496 Tahun 2019, tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2019/2020
Other Information Footer Copyright Information
Logo Website
SMK Negeri 52 Jakarta
Jl. Tarunajaya, Cibubur, Jakarta Timur. 13720
Telp/Fax : 0218732519Email : smkn52jakarta@gmail.com
Copyright © 2018 - SMK Negeri 52 Jakarta All Rights Reserved,
Jasa Pembuatan Website by IKTLink Mobile